DuniaEntertaiment

Rating Televisi Maret 2019

Jika anda mengikuti berita-berita di situs komunikan.com dalam satu atau dua minggu belakangan ini, mungkin anda akan sadar bahwa kami kini jarang memberikan informasi daftar rating acara televisi tanah air yang relatif lengkap seperti sebelum-sebelumnya.

Komunikan.com tidak bisa lagi membagikan informasi rating secara lengkap lantaran beberapa akun Instagram rating yang selama ini kami jadikan rujukan mendadak tidak mengunggah laporan rating lagi, malah kini berubah jadi akun informasi dunia televisi.

Berikut ini kami lampirkan rating televisi periode maret 2019, metode pengumpulan data melalui aplikasi survei

(29/03/2020) Di Daerah Komplek Malaka Country Jakarta Timur Terdapat 100 Rumah, setiap rumah memiliki minimal 1 televisi

Dari 100 rumah : 24 menonton RCTI pada jam 19.00

Dari 100 rumah : 21 menonton TV One pada jam 19.00

Dari 100 rumah : 25 menonton Metro TV pada jam 19.00

Dari 100 rumah : 4 menonton Trans TV pada jam 19.00

dan 26 rumah tidak menyalakan TV nya pada jam tersebut (tidak menayalakanTV)

perhitungan rating program :

program RCTI : 24/100 X 100% = 24% = 24 Rating

program TV One : 21/100 X 100% = 21% = 21 Rating

program Metro TV : 25/100 X 100% = 25% =25 Rating

program Trans TV : 4/100 X 100% = 4% = 4 Rating

 

Apa perbedaan jumlah sampel yang banyak dan sedikit?

Dari segi sampling error atau standar deviasi itu enggak akan beda jauh. Bedanya adalah kebutuhan analisisnya untuk mewakili demografis yang lebih rinci seperti usia dan pekerjaan.

Dengan semakin besar sampelnya, kalau kami punya sampel 5.000 atau 10.000, kebutuhan untuk menganalisis segmen yang kecil akan masih terpenuhi. Tergantung kebutuhan analisisnya.

Sederhanya bagaimana cara menghitung rating dan share yang jadi patokan siaran televisi Indonesia?

Rating itu adalah jumlah penonton suatu siaran atau program di bagi populasi televisi. Kalau share adalah jumlah penonton suatu program dibagi jumlah orang yang pada saat itu sedang menonton tv.

Kalau rating, pembaginya total seluruh penonton dan share hanya orang yang sedang menonton saja. Rating dipakai ketika membandingkan program yang tayang pagi, siang dan malam karena pembaginya konstan jadi apple to apple.

Kalau share digunakan pada saat yang sama misalnya mau membandingkan peforma suatu siaran dengan stasiun kompetitor di jam yang sama.

Kenapa program sinetron memiliki rating yang tinggi?

Sinetron itu kan beda sama variety show. Kalau variety show walaupun ditayangkan setiap hari bintang tamunya berbeda-beda, jadi kesinambungan dari hari Senin ke Selasa ke Rabu lebih longgar.

Kalau sinetron itu diikat dengan cerita sehingga pemirsa cenderung akan mengikuti dan menyebabkan tipe program seperti sinetron itu lebih bertahan lama karena ada ikatan dengan audiens.

Sebenarnya, hal apa saja yang mempengaruhi rating?

Yang mempengaruhi rating itu banyak sekali. Ada durasi program karena rating itu dihasilkan setiap menit. Kalau punya program 15 menit dan yang lain 60 menit, tentu menjaga pemirsa untuk 15 menit itu lebih gampang dibandingkan dari pada menjaga pemirsa untuk 60 menit. Semakin panjang tentu makin sulit mendapatkan rating yang tinggi.

Kemudian program pesaing. Misalnya performa biasanya 20 persen, tapi kalau ada final bola bisa habis.

Jadwal tayang, karena potensial pemirsanya berbeda-beda. Rating yang pagi dibandingkan rating yang prime time, biar bagaimanapun juga pasti akan lebih tinggi rating yang prime time karna potensial pemirsanya lebih besar.

Jadi program nomor satu di pagi hari ratingnya, belum tentu lebih tinggi dari program nomor lima di prime time.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close